Friday, October 26, 2012

belajar dari ibrahim : seekor domba saja

memang tak ada habisnya mentauladani keluarga Bapaknya para anbiya..ketaatan total yang ia contohkan bukan lah perkara gampang yang bisa dilakukan tiap ayah pada anaknya.


g perlu lah ya cerita ulang kisah nya..ehhe8 kan udah banyak yang ceritain..

akhirnya merenungi makna sejatinya ber-qurban hari ini.. [taun2 lalu ke mana ajaaaa...]


"dunia ini..senilai seekor domba saja."


itu...klo kita bisa se-ikhlas nabi Ibrahim..atau minimal kita belajar ikhlas lah skarang ni.. [antisipasi yang mau komen : kita kan manusia biasa.. ]

kan, ketika sang anak -nabi Ismail- ridho atas apa yang diperintahkan Tuhan nya dan ayahnya..juga ketika sang ayah -nabi Ibrahim- ikhlas menjalan perintah Tuhannya dan Tuhan anaknya..maka ketika takbir berkumandang lirih dari lisan sang ayah..'dunia hanya senilai seekor domba'..Laa ilaha ilallaah..ALLAAHU AKBAR..

jadi..

tugas kita...cukup ikut maunya Tuhan..terus berhusnuzhon pada NYA..dengan tetap tak mengabaikan ikhtiar yang maksimal..
seperti yakinnya Siti Hajar ketika ditinggal pergi sang suami di padang tandus nan gersang..

"kenapa engkau meninggalkan kami di sini..??"

"ini..atas perintah Tuhanku juga Tuhan mu.."

maka tenanglah hati nya..ia yakin ALLAH tak akan membiarkannya sendirian dalam kesusahan..


so...
yang skarang misalkan keilangan hape..ikhlasin wae lah...ntar diganti seharga embek..mahal kan tu..

atawa yang galau..sabaaaarrr.. ikut maunya Tuhan..pun ketika itu emang rejekinya kita..tetap akan kembali ke kita..layaknya rejeki nabi ibrahim atas nabi Ismail..atau rejekinya Zulaikhah atas nabi Yusuf..dan klo ternyata emang bukan rejekinya kita..
>>yaaaaa... "seekor domba saja.."




smangad slalu.. ^_^/

Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment