Wednesday, June 6, 2012

kisah nyata pak Tua yang subhanallaah



Sayup-sayup sampai terdengar teriakan, “servis payuuuuuung…servis payuuuuuuuuunggggggggggggggg..”

Ingat klo payung di rumah dah cidera, ghina balas teriakannya, “servis paaaaaaaakkkkkkkk…”
*ahahha8 benar benar dahhh..


Tiba di depan pagar rumah, si bapak serviser itu terlihat ragu, seraya berkata, “bapak belum sholat ashar, nak. Boleh numpang sholat dulu, baru setelah itu bapak kerja?” tawarnya ragu.
Subhanallaah..
Di saat yang sama, teman ayah, guru agama yang bertamu sejak ghina pulang sekolah tadi itu (sekitar jam 3 sore lewat), masih betah ngobrol dengan ayah di ruang tamu. Bahkan waktu adzan dan ayah ngajakin sholat, dia jawab ajakan ayah dengan senyum. Innalillaah…
“boleh dunx pak..silahkan.”
“lewat mana nak?”
“ya lewat sini lah pak..”
“tapi kaki bapak kotor penuh debu..”
“biasa aja pak… “ giliran ayah yang nimpali. Baru setelah itu si bapak serviser yakin untuk masuk.

***
“sholatnya di ruang depan aja , pak..”
“aduhh..g enak bapak, nak. Di sini saja. (ruang tengah).”
“ini sajadahnya pak.. ini peci klo perlu.”
“trima kasih, nak. Tapi bapak bawa.”

Subhanallaah..si bapak bawa sajadah, sarung, baju ganti lengkap pecinya..
*ada g ya ikhwan yang bawa beginian klo pergi2 eheh8

Sebelum sholat, sang bapak serviser terlihat ngobok-ngobok tas bawaannya.
“Cari apa pak?”
“Hape. Mau dimatikan dulu.”

Subhanallaah..ghina aja paling banter disilent, hiks kelakuan… T_T

***
Setelah sholat, si bapak serviser mulai kerja. Tentu saja setelah berganti ‘baju lapangan’nya tadi.
“lho pak, kog di halaman?? Di beranda aja, pak..”
“gpp..di sini juga bisa. Lebih luasa kerjanya.”

Subhanallaah lagi..tu bapak kerja sembari muroja’ah surah Ar Rahman dan Al Waqi’ah

***

Dan aku bertanya pada Jiwaku
Sejauh apa hidup tanpa Tuhan ku
dan aku bertanya pada hatiku
sedalam apa hidup tanpa Tuhanku
Dan aku bertanya pada diriku
Sekeras apa kerja tanpa Tuhanku
(ikan, laron, dan semut – Fatih Nasheed acapella)

Reaksi:

2 comments:

  1. Kisah yang inspiratif. Perilaku istimewa (membawa perlengkapan shalat, mematikan hp, dll) bapak tukang benerin payung tadi bisa dijadikan Cermin. Sudahkan kita berperilaku seperti itu?

    ReplyDelete
  2. renungan buat bersama ni..
    moga jadi bahan motivasi perbaikan diri.. ^_^

    ReplyDelete