Wednesday, January 25, 2012

tentang Jabat tangan dengan selain mahram


Sekarang ini.. jabat tangan antara laki-laki dengan wanita bukan mahram hampir sudah menjadi tradisi. Tradisi ini mengalahkan akhlak Islami yang mestinya ditegakkan. Bahkan mereka menganggap kebiasaan itu jauh lebih baik dan lebih tinggi nilainya daripada syariat Allah yang mengharamkannya. yang biasa dibenarkan..yang benar tak dibiasakan..mmm

Sampe2..klo dibahas pake dalil..malah yang melaksanakan syariat di-judge sebagai orang kolot, ketinggalan zaman, kaku, sulit beradaptasi, ekstrim, hendak memutuskan tali silaturrahim, menggoyahkan niat baik dan sebagainya dan sebagainya..
Ada juga sich yg g salaman..tapi jalan berduaan dengan dalil lagi ta’aruf…
Wehhh…don’t try diz anywhere yaakkk…. :D

mmm..
Seandainya mereka melihat secara jernih dan penuh pengetahuan tentang bahaya persoalan tersebut secara syara’..truz mau menerima aturan Islam sepenuhnya..tentu mereka tidak akan melakukan hal tersebut kan yaaa...


Berikut ini..beberapa dalil yang menguatkan hukum berjabat tangan dengan selain mahram adalah haram, dalilnya sangat jelas, antara lain :

 1. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu riwayat Bukhary-Muslim, Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam menegaskan :

 إِنَّ اللهَ كَتَبَ عَلَى ابْنِ آدَمَ نَصِيْبَهُ مِنَ الزَّنَى مُدْرِكٌ ذَلِكَ لاَ مَحَالَةَ فَالْعَيْنَانِ زَنَاهُمَا النَّظَرُ وَالْأُذَنَانِ زِنَاهُمَا الْإِسْتِمَاعُ وَاللِّسَانُ زِنَاهُ الْكَلاَمُ وَالْيَدُ زِنَاهَا الْبَطْشُ وَالرِّجْلُ زِنَاهَا الْخُطَا وَالْقَلْبُ يَهْوَى وَيَتَمَنَّى وَيُصَدِّقُ ذَلِكَ الْفَرْجُ وَيُكَذِّبُهُ


 “Sesungguhnya Allah telah menetapkan bagi setiap anak Adam bagiannya dari zina, ia mengalami hal tersebut secara pasti. Mata zinanya adalah memandang, kedua telinga zananya adalah mendengar, lisan zinanya adalah berbicara, tangan zinanya adalah memegang dan kaki zinanya adalah berjalan dan hati berhasrat dan berangan-angan dan hal tersebut dibenarkan oleh kemaluan atau didustakan”.

Imam An-Nawawy dalam Syarah Muslim (16/316) menjelaskan : “Hadits ini menerangkan bahwa haramnya memegang dan menyentuh selain mahram karena hal itu adalah pengantar untuk melakukan zina kemaluan”.

 2. Hadits Ma’qil bin Yasar radhyiallahu ‘anhu :

 لَأَنْ يُطْعَنُ فِيْ رَأْسِ أَحَدِكُمْ بِمِخْيَطٍ مِنْ حَدِيْدٍ خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يَمَسَّ امْرَأَةً لاَ تَحِلُّ لَهُ

 “Andaikata kepala salah seorang dari kalian ditusuk dengan jarum besi, itu lebih baik baginya daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya”. (HSR. Ar-Ruyany dalam Musnadnya no.1282, Ath-Thobrany 20/no. 486-487 dan Al-Baihaqy dalam Syu’abul Iman no. 4544 dan dishohihkan oleh syeikh Al-Albany dalam Ash-Shohihah no. 226)

 Hadits ini menunjukkan bahwa menyentuh/berjabat tangan dengan selain mahram adalah dosa besar (Nashihati lin-Nisa hal.123).

 Berkata Asy-Syinqithy (Adwa` Al-Bayan 6/603) : “Tidak ada keraguan bahwa fitnah yang ditimbulkan akibat menyentuh/berjabat tangan dengan selain mahram lebih besar dan lebih kuat dibanding fitnah memandang”.

 Berkata Abu ‘Abbas Ahmad bin Muhammad bin ‘Ali Al-Makky Al-Haitamy (Az-Zawajir 2/4) bahwa : “dalam hadits ini menunjukkan bahwa menyentuh dan berjabat tangan dengan selain mahram adalah termasuk dosa besar”.

 3. Hadits Amimah bintu Raqiqoh radhiyallahu ‘anha, sesungguhnya Nabi shollallahu ‘alaihi wa ‘alahi wasallam bersabda :

 إِنِّيْ لاَ أُصَافِحُ النِّسَاءَ

 “Sesungguhnya aku tidak pernah berjabat tangan dengan wanita”. (HSR. Malik no. 1775, Ahmad 6/357, Ishaq Ibnu Rahaway dalam Musnadnya 4/90, ‘Abdurrozzaq no. 9826, Ath-Thoyalisy no. 1621, Ibnu Majah no. 2874, An-Nasa`i 7/149, Ad-Daraquthny 4/146-147, Ibnu Hibban sebagaimana dalam Al-Ihsan no. 4553, Al-Baihaqy 8/148, Ath-Thobary dalam Tafsirnya 28/79, Ibnu Abi ‘Ashim dalam Al-Ahad wal Matsany no. 3340-3341, Ibnu Sa’d dalam Ath-Thobaqot 8/5-6, Ath-Thobarany 24/no. 470,472,473 dan Al-Khollal dalam As-Sunnah no. 45. Dan dihasankan oleh Al-Hafizh dalam Fathul Bary 12/204, dan dishohihkan oleh Syeikh Al-Albany dalam Ash-Shohihah no. 529 dan Syeikh Muqbil dalam Ash-Shohih Al-Musnad Mimma Laisa Fii Ash-Shohihain.

 Dan hadits ini mempunyai syahid dari hadits Asma` binti Yazid diriwayatkan oleh Ahmad 6/454,479, Ishaq Ibnu Rahawaih 4/182-183, Ath-Thobarany 24/no. 417,456,459 dan Ibnu ‘Abdil Barr dalam At-Tamhid 12/244. Dan di dalam sanadnya ada rawi yang bernama Syahr bin Hausyab dan ia lemah dari sisi hafalannya namun bagus dipakai sebagai pendukung.)

 Berkata Ibnu ‘Abdil Barr dalam At-Tamhid 12/243 : “Dalam perkataan beliau “aku tidak pernah berjabat tangan dengan wanita” ada dalil tentang tidak bolehnya seorang lelaki bersentuhan dengan perempuan yang tidak halal baginya (bukan mahramnya-pent.) dan menyentuh tangannya dan berjabat tangan dengannya”.

 4. Hadits ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha dalam riwayat Bukhary-Muslim, beliau berkata :

 وَاللهِ مَا مَسَّتْ يَدُ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَسَلَّمَ يَدَ امْرَأَةٍ قَطٌّ فِي الْمُبَايَعَةِ أَنَّهُ يُبَايِعُهُنَّ بِالْكَلاَمِ

 “Demi Allah tidak pernah sama sekali tangan Rasulullah menyentuh tangan wanita dalam berbai’at, beliau hanya membai’at mereka dengan ucapan“.

 Berkata Imam An-Nawawy (Syarh Muslim 13/16) : “Dalam hadits ini menjelaskan bahwa bai’at wanita dengan ucapan, bukan dengan menyentuh tangan”.

 Berkata Ibnu Katsir (Tafsir Ibnu Katsir 4/60) : “Hadits ini sebagai dalil bahwa bai’at wanita dengan ucapan tanpa dengan menyentuh tangan”.

 Jadi bai’at terhadap wanita dilakukan dengan ucapan tidak dengan menyentuh tangan. Adapun asal dalam berbai’at adalah dengan cara menyentuh tangan sebagaimana Rasulullah shollallahu ‘alaihi wasallam membai’at para shahabatnya dengan cara menyentuh tangannya. Hal ini menunjukkan haramnya menyentuh/berjabat tangan kepada selain mahram dalam berbai’at, apalagi bila hal itu dilakukan bukan dengan alasan bai’at tentu dosanya lebih besar lagi.


***


klo udah 'sah? saaaahhhhh...' boleh boleh boleh.. :D





Suatu ketika ada yang berpendapat “tidak apa-apa salaman dengan wanita bukan mahram asalkan tidak diiringi nafsu”.

gimana ya tu frrenz fillaah..tuinx tuinx '_'7

Yukzz..kita tinjau bersama..^_^21

>>Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam telah melarang kita menyentuh wanita (bukan mahram) yang tidak halal bagi kita. Coba perhatikan sabda Rasulullah: “Sungguh ditusuknya kepala salah seorang dari kalian dengan jarum dari besi lebih baik baginya daripada ia menyentuh wanita yang tidak halal baginya.” Dapat kita ambil pelajaran dari hadits ini bahwa Rasulullah melarang kita menyentuh wanita bukan mahram secara mutlak, baik yang tidak diiringi nafsu maupun yang diiringi nafsu. Jadi, tidak boleh bersalaman dengan wanita bukan mahram walaupun tidak diiringi nafsu. Perlu juga diketahui, berjabat tangan dengan lawan jenis meski memakai alas (kaos tangan) hukumnya tetap terlarang (haram).

>>Orang yang berpendapat “tidak apa-apa salaman dengan wanita bukan mahram asalkan tidak diiringi nafsu” ..bukan kah secara tak langsung merasa hatinya lebih bersih dari hati Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wa Sallam. Rasulullah adalah orang yang paling bertaqwa dan lebih pandai mengendalikan hawa nafsunya daripada kita, namun beliau tidak pernah berkata demikian. Bahkan beliau Shallallahu’alaihi wa Sallam bersabda: “Sesungguhnya aku tidak berjabat tangan dengan wanita”. (Hadits riwayat Ahmad 6/357, dalam Shahihul Jami’ hadits no. 2509).

Apakah kita merasa lebih pandai mengendalikan hawa nafsu daripada Rasulullah…???






Rujukan:
(1) Al-Qur’an dan Hadits Rasulullah yang Shahih.
(2) Kitab Dosa-Dosa Yang Dianggap Biasa, karya Muhammad Shalih al-Munajjid.

(3) tafsir wanita, karya Syaikh Imad Zaki Al Barudi

klik ini, ini juga

Saturday, January 21, 2012

sms tawjih dari orang2 tercinta..


hidup mengajari kita tentang makna bersyukur di waktu fajar..
kerja keras di terik siang..
tersenyum saat senja menjelang..
serta merasa damai ketika  terlelap dalam malam..
DIA tau lelahnya ragamu hari ini..
DIA juga tau berkurangnya masa santai yang harus kau nikmati..
bahkan lebih dari yang engkau tau dalam hidupmu//
teteup..SMANGAAAATTTT

air tak selalu jernih..begitu juga ucapnku..
kapas tak selalu putih..begitu juga hatiku..
langit tak selalu biru..begitu juga hidupku..
jalan tak selalu lurus..begitu juga langkahku..
jika maaf itu bisa terungkap hari ini..untuk apa menunggu esok??
..sedangkan hembusan nafas kita pun tak pernah kita tau kapan akan berhenti..
bila ada yang kurang berkenan..mohon dimaafkan..
selamat pagiii..

setiap orang di dunia ini adalah tamu..
dan hartanya adalah pinjaman..
tamu itu pastilah akan pergi..cepat atau lambat..
dan pinjaman itu haruslah dikembalikan (ibnu Masud)

orang2 yang suka berkata jujur mendapatkan tiga hal :
keprcayaan..cinta..dan rasa hormat..
(ALi bin abi thalib)


ada yang bilang..hidup itu berawal  dari B dan berakhir di D..
B = birth
D = death
dan di antara B dan D ada C.. = choice
maka..hidup selalu menawarkan pilihan..
tersenyum atau marah..
memaafkan atau membalas..
mencintai atau membenci..
bersyukur atau mengeluh..
berharapa atau putus asa..
tidak ada pilihan tanpa konsekuensi..
namun Allah selalu memberikan yang terbaik.
Rencana kita boleh indah..tapi rencana Allaah lah yang terindah..
hidup kita mungkin baik2 saja..
tapi hidup bersamaNYA lebih sempurna



fudhail bin iyadh berkata :
tanda kebahagian adalah keyakinan di hati..wara'.. dan zuhud dari dunia, malu dan berilmu


Barang siapa yang diuji lalu bersabar..
diberi lalu bersyukur..
dizalimi lalu memaafkan
menzalimi lalu beristighfar..
maka bagi mereka keselamatan dan mreka tgolong orang2 yg memperoleh hidayah
(HR. albaihaqi)

engkau tak akan bahagia dengan hanya berpindah dari satu tempat ke tempat lain..tapi kembali lah pada rasa yang ada dalam dirimu agar engkau gembira (Syaikh Aidh al qorniy)

ketika orang tertidur kamu terbangun..itu lah susahnya
ketika orang merampas kamu membagi..itu lah peliknya
ketika orang menikmati kamu menciptakan..itu lah rumitnya
ketika orang mengadu kamu bertanggung jawab..itu lah repotnya
maka tak banyak orang bersama mu di sini mendirikan kebenaran..tapi mereka ada
(anis matta)

Yaa Robb..
jangan KAU panggil aku kala jiwa ku surut akan makna..
 kala sholatku hampa tanpa asa..
kala tilawahku tak mampu berirama..
kala semangatku sepi tak lagi membara..
kala kemalasan melahirkan prahara..
Dan Yaa Robb..
beri kami umur panjang dalam kebaikan dan kebenaran..
syahidkan kami dlm khusnul khotimah..




nyambung lain waktu yaaa... ^_^21
*dah ngantugzzzz...

Friday, January 20, 2012

[yukzz...] mengelola sudut pandang

 ..Allah hendak menguji sebagian kalian dg sebagian lainnya..(QS. Muhammad: 4)

“Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu memerangi pasukan (musuh), maka berteguh hatilah kamu dan sebutlah (nama) Allah sebanyak-banyaknya agar kamu beruntung. Dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu berbantah-bantahan, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu dan bersabarlah. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar. Dan janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang keluar dari kampungnya dengan rasa angkuh dan dengan maksud riya’ kepada manusia serta menghalangi (orang) dari jalan Allah. Dan (ilmu) Allah meliputi apa yang mereka kerjakan.” (QS. al-Anfal: 45-47)

Ada tiga resep kemenangan di tafsir 3 ayat surat Al anfal tersebut..
>> 
  1. teguh di hadapan musuh
  2. menjalin hubungan dengan Allah dengan banyak berzikir,
  3. taat pada Allah dan Rasul-Nya shallallahu ’alaihi wasallam,
  4. tidak berbantah-bantahan, dan sabar terhadap konsekuensi perjuangan.
  5. berhati-hati dari sikap sombong, riya’ dan perilaku aniaya.

Resep kemenangan tersebut bukan sekadar teori lho frenz fillaah..
Buktinya..Sahabat-sahabat Nabi, orang-orang pertama yang mengamalkan Al-Qur’an berhasil memancangkan panji Islam, dengan pedang dan dakwah, di tiga benua tua planet Bumi ini hanya dalam kurun waktu kurang dari tiga puluh tahun..Semua itu, tentu saja dengan segala keterbatasan senjata dan fasilitas yang mereka miliki.. Jauh berbeda keadaannya dengan masyarakat dan tentara dari imperium-imperium yang mereka tundukkan..
*mmm..haruznya..dengan fasilitas serba 'wah' yg kita punya skarang ini..kita udah bisa naklukin banyak dunia dunx yaaa.. :D

Ayat-ayat di atas juga mengisyaratkan penyebab kekalahan..Kekalahan terjadi karena rasa gentar dan lenyapnya kekuatan..Penyebab timbulnya rasa gentar dan lenyapnya kekuatan tidak datang dari luar ternyata..Dia penyakit yang justru datang dari dalam..dan Al-Qur’an mendefenisikan penyakit tersebut sebagai: berbantah-bantahan.
*Uniknya..kita cenderung ”ribut” di kalangan sendiri..ckkckck

gw yg bener..pokoknya gua never die..ohoho8


Yupz..perbedaan itu udah fitrah..so otomatis akan muncul bahkan mungkin menjamur di ruang syuro’ kita yang tak seberapa luas itu..
G syuro’ aja dinx..anywhere lah pokoknyaaa..Kebayang dunx klo yang menjamur malah perbedaan yang mengantar berbantah2an…mmm ‘nyesek’..
G heran juga klo akhirnya ada nada suara yang mendadak falez coz naik tiba2.. :D

Pak Mario teguh pernah bilang : kenapa kita bersuara tinggi pada orang yang ada di depan [di dekat] kita saat marah? Karena saat itu..hati kita sedang berjauhan..
*Ihiwww…syuro pun tap pake hati..ohoho8 [tapi tap g ‘main hati yaakk.. :D]
  Ada juga yang menuliskan klo konflik sering terjadi lantaran chesmistry yang tidak mulus antar orang membuat sulit bagi mereka untuk saling klik.
*eyaaaa…bahasa nyaaa… :D

Dan biasanya..juga dipengaruhi faktor-faktor seperti perbedaan latar belakang, pendidikan, dan pengalaman, membentuk masing-masing individu ke dalam suatu kepribadian yang unik. Perbedaan corak kepribadian inilah yang acap menjadi sumber konflik.

karena banyak faktor tersebut..syuro' yang pesertanya orang berpendidikan dan alim skali
pun tetap menghadirkan 'bantahan-bantahan'.. 

"Syuro punya fungsi psikologis dan fungsi instrumental. Fungsi psikologis terlaksana dengan menjamin adanya kemerdekaan dan kebebasan yang penuh bagi setiap peserta syuro untuk mengekspresikan pikiran-pikirannya secara wajar dan apa adanya. Tapi, tentu saja setiap orang punya cara yang berbeda-beda dalam mengekspresikan dirinya. Jika ruang ekspresi tidak terwadahi dengan baik, akan terjadi konflik yang kontraproduktif dalam syuro." (optimalisasi syuro-anis matta, Lc)

Truzz..gimana dunx mengelola perbedaan sudut pandang sehingga kita bisa memperoleh win-win solution yang optimal…??

Searching2 n reading2..dapat beberapa langkah dibawah ini dalam upaya mencoba mengeksplorasi teknik untuk mengelola konflik kepentingan secara elegan dan cerdas..
*dowhhhh..bahasa neee… -_-“

googling aja ini mah.. :D


cekidot yakkk... ^_^
>>
.:Mengidentifikasi Conflict Players
dari tadi kita bahas klo ‘ribut’ itu kebanyakn karena factor kepribadian..maka..kita perlu tau tentang teman diskusi kita itu..mulai dari kepribadian, perasaan, dan sumber daya dari masing-masing pihak.,dengan begitu..diharapkan akan muncul beberapa ‘pemakluman’ kita dalam keadaan genting..

Singkatnya..tak kenal..maka tak dapat win-win solution.. :D


.:Mencari Tahu Sumber Konflik Kepentingan
seringkali..kita berbantah-batahan lalu lupa masalah intinya apa..ya kan.. :D
Maka..cobalah mengingat kembali kenapa bisa mulai berbantahan..

Riset menunjukkan bahwa konflik mempunyai beberapa penyebab, dan secara umum dapat dibagi ke dalam tiga kategori: perbedaan komunikasi, perbedaan struktural, dan perbedaan kepribadian.

Perbedaan komunikasi adalah perselisihan yang timbul dari kesulitan semantik, kesalahpahaman bahasa, diskomunikasi atau juga communication-overload. Orang-orang sering berasumsi bahwa kebanyakan konflik disebabkan oleh ketiadaan komunikasi, tetapi seorang penulis mencatat, ada kecenderungan bahwa komunikasi yang berlebihan sering justru akan mengakibatkan konflik.
*nah loh..yang kebiasaan pake bahasa ‘bersayap’..perlu dicermati..mungkin aja kan teman2 g ‘nangkep’ jd mis-comm yg berujung misunderstanding

Sumber yang kedua adalah karena adanya perbedaan struktural. Setiap organisasi perusahaan pasti memiliki struktur, baik secara horisontal ataupun vertikal. Perbedaan struktural ini acapkali menciptakan masalah pengintegrasian dan ujung-ujungnya mengakibatkan terjadinya konflik kepentingan. Orang-orang mungkin tidak saling sepakat dengan sasaran yang ingin diraih, atau juga mereka bersilang pendapat mengenai alokasi sumber daya. 

Misal, Pembina OSIS konflik dengan Bendahara sekolah Karena dana kegiatan siswa g kunjung tiba..padahal kan emank kepsek yang belum ngeluarin perintah.. [kasus sekolaaahhhh… :D]

Ato anak kastrat yang rebut krn anak kadri jarang mw ikut aksi..ato nyalahin kestari yg lambat nyelesaikan proposal hingga agenda tak karuan..dan sebagainya dan sebagainya laaahhh..

Singkatnya..terkadang posisi strategis seseorang juga mempengaruhi sikap dalam menyampaikan pendapat..si Bos merasa pendapatnya lah yang mesti dipertimbangkan..atau yang lebih senior merasa ia lebih faham dan banyak makan asam garam dalam kasus serupa tapi tak sama yang tengah diperbincangkan..

Nah..jelaskan klo konflik-konflik ini bukan karena komunikasi yang lemah atau perbedaan-perbedaan kepribadian. Konflik ini muncul dari struktur organisasi itu sendiri.

Sumber konflik yang ketiga adalah adanya perbedaan kepribadian. [udah dibahas dari tadi jugaaa… :D]


Lalu, resolusi atau tehnik apa yang bisa digunakan untuk mengurangi konflik yang kian memanas? kita bisa menggunakan 5 opsi resolusi konflik yakni: menghindar, mengakomodasi, memaksa, kompromi, dan kerja sama/kolaborasi..


.:5 opsi resolusi konflik
Menghindar (Avoidance)
Seperti kita ketahui sebelumnya, tidak semua semua konflik memerlukan tindakan yang tegas. Kadang-kadang menghindar adalah solusi terbaik. 

Kapan “menghindar” akan menjadi strategi yang tepat? 

“Menghindar” akan sangat tepat ketika konflik kepentingan hanya bersifat sepele, tidak terlalu penting untuk dibahas, atau ketika emosi sedang meluap-luap sehingga masih dibutuhkan waktu untuk colling down. Strategi ini juga bisa dipakai ketika kita merasa potensi kerusakan yang muncul akibat bersikap agresif justru akan melebihi potensi manfaat yang bisa kita peroleh.

Akomodasi
Tujuan taktik akomodasi adalah menjaga agar hubungan yang harmonis tetap terpelihara dengan elok. Caranya adalah mengalah dan mengakomodasi kepentingan sodara. Opsi ini layak dipilih ketika isu yang menjadi sumber perselisihan tidak begitu penting (sepele), atau ketika kita ingin “membangun reputasi positif” ..dan citra ini mungkin akan sangat berharga di waktu-waktu mendatang.

Memaksa (Forcing)
Dalam opsi ini kita berusaha keras untuk memenuhi keinginan dan pendapat kita dan mengabaikan kepentingan teman diskusi. Dalam konteks bekerja di kantor, opsi ini sering muncul dalam situasi dimana sang bos memaksakan kehendaknya untuk menyelesikan perselisihan. Opsi ini dapat dilakukan jika kita menghendaki keputusan secara cepat untuk suatu isu penting dan tindakan yang tidak populer harus dilakukan. Atau juga dapat dilakukan jika komitmen dari pihak lain tidak begitu dibutuhkan untuk menjalankan keputusan.

Kompromi
Kompromi dilakukan ketika masing-masing pihak yang berbeda sudut pandang saling memberikan konsesi. Ini biasa dilakukan dalam misalnya, proses negosiasi atau juga dalam perundingan perjanjian kontrak kerja baru. Kompromi dapat dilakukan ketika masing-masing pihak berada pada level kekuatan yang sama; atau ketika ada keinginan untuk meraih solusi sementara atas sebuah isu yang amat kompleks; atau juga ketika terdapat tenggat waktu yang membutuhkan kesepakatan yang bersifat segera.

Kolaborasi
Akhirnya, inilah opsi yang bisa membawa kita pada win-win solution. Dalam opsi ini semua pihak yang berselisih berdialog secara intens untuk saling memenuhi kebutuhan dan kepentingannya. Proses ini biasanya ditandai dengan proses diskusi yang jujur dan terbuka diantara semua pihak, adanya niat untuk saling mendengarkan kebutuhan pihak lain, dan juga adanya upaya yang sungguh-sungguh untuk membicarakan semua alternatif guna mencapai solusi yang menguntungkan bagi semua pihak. Kapan opsi ini harus dilakukan? Opsi ini layak diambil ketika isu yang menjadi sumber perselisihan terlalu penting untuk dikompromikan, dan juga ketika semua pihak benar-benar menginginkan adanya win-win solution.
*sumber awalnya klik disini

tentu saja masing-masing mempunyai keunggulan dan kelemahan tertentu, dan tidak ada satupun yang ideal untuk semua situasi..
jadi..kita juga perlu mempertimbangkan masing-masing opsi untuk mengendalikan konflik yang terjadi..

Imam Malik berkata, ”Aku hanyalah manusia biasa yang bisa benar dan bisa salah. Periksalah pendapat-pendapatku . Bila sesuai dengan Al-Qur’an dan Sunnah, ambil. Bila tidak sesuai dengan Al-Qur’an dan Sunnah, tinggalkan.” (Al Wajiiz, h. 162)



wallahu'alam..





yg punya banyak kesempatan..boleh baca ini juga..dan ini



smangad slalu.. ^_^/

Monday, January 16, 2012

zina ku bermula di facebook


Ya Rabb, Inilah pengakuanku.
Aku berzina, terang-terangan dalam penglihatanMU….

Ya Allah…. Dadaku berdetak.
Tangan dan tubuhku menggeletar.
Menantikan pengadilan di hadapanMU.
Akhirnya malaikat itu datang.
Membawa catatan amalanku di dunia.

Dibukanya layar….
Ditampilkan seluruh aktiviti duniaku.
Apa yang dilihat, sangat membuatkanku menyesal….

Ya Rabb, kenapa mulutku tidak dapat berbicara?
“Aku dulu selalu melihat wajah tampan lelaki bukan muhrim!” 
Ku dengar mata berbicara lantang.

Lalu terlihat di layar, aku sedang menatap wajah-wajah tampan teman chatting, teman facebook, dan semua teman lelakiku.

Malunya aku, Rabb…
“Aku dulu selalu mendengar kalimat mesra dari seorang lelaki yang haram bagiku!” 
Kali ini telingaku bicara.

Ya, semasa di dunia aku hanya sibuk bergayut dengan kekasihku. Dia memanggil aku ‘sayang’, aku pun sama…

Rabb… Kenapa semua aktiviti aku penuh maksiat?
Kenapa kegiatanku hanya berpacaran?
Kenapa hari-hariku hanya disibukkan dengan nafsu syahwat semata?
Layar itu masih memancarkan  kegiatan harianku.
Yang paling sering muncul adalah wajah seorang lelaki, yang sampai sekarang belum pernah aku temui.
Walaupun sehingga ajalku menjemput,
Aku sedang bergayut telefon dengan dia dan bersayang-sayangan dengannya.

Lelaki itu..
wajahnya sungguh menarik hatiku.
Dialah salah satu teman facebook, laman itu yang paling terkenal dan sering digunakan…
Komunikasi di facebook, berlanjutan ke sms, lalu telefon.
Sekadar mengingatkan untuk sarapan dan makan. Setelah itu, semakin intim hubungan kami.
Tengah malam selalu menjadi waktu paling menyenangkan bagi kami. “Sayang, aku mencintaimu…”

Ya Tuhan.. Sia-siakah hariku?
Tiap detik aku menghabiskan waktuku hanya untuk menghubungi dia.
Tiap minit aku hanya memikirkannya.
Bahkan pada waktu menghadapMU… aku tak mengalunkan ayat-ayatMU, apalah lagi qiamullail..
Rabbi… Malam itu dia menghubungiku. Malam kematianku.
Seperti biasa, dia menanyakan khabarku, bertanya tentang kuliahku, bertanya tentang keluargaku.
Dan hal yang selalu kami lakukan…
Dia memanggilku ‘sayang’ dan akupun demikian….
Aku sungguh menaruh hati padanya. Aku pun mencintai dia, seorang lelaki yang belum pernah aku temui.
Allah… Aku mengaku salah.
Aku berpacaran dengannya, walaupun kami tak pernah bertemu.
Aku berzina! 

Lidahku berzina mengucap sayang padanya tanpa didasari ikatan pernikahan.
Telingaku berzina mendengarkan pujian sayang dan kalimat mesranya padaku. 
Mataku berzina melihat foto-fotonya. 
Hatiku berzina kerana selalu merindukannya.
Allah… Aku sudah menghadapMU, dalam su’ul khatimah.
Ku mohon, sedarkan lelaki itu Ya Allah.
Jangan biarkan dia mati dalam keadaan seperti itu. Sedarkan dia ya Rabb…
Facebook, semuanya bermula. 
Allah, aku berzina. Seberapapun kecil pun, aku sudah berzina.
Mataku, telingaku, lidahku, hatiku…..
Menitis air mata ini. Andai aku dapat kembali ke dunia lagi….



Tuesday, January 10, 2012

tentang Puasa tengah bulan qomariyah 13, 14 dan 15 Hijriyah [2012]


Puasa tiga hari tiap bulan pada tanggal 13, 14 dan 15 adalah puasa sunnah. 

Latar belakang pensyariatannya adalah dua hadits Rasulullah SAW berikut ini. 

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: يَا أَبَا ذَرٍّ إذَا صُمْتَ مِنْ الشَّهْرِ ثَلَاثَةً فَصُمْ ثَلَاثَ عَشَرَةَ وَأَرْبَعَ عَشَرَةَ وَخَمْسَ عَشَرَةَ- رَوَاهُ أَحْمَدُ 

وَالنَّسَائِيُّ وَالتِّرْمِذِيُّ

Dari Abu Zar Al-Ghifari ra. berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, Wahai Aba Zarr, bila kamu puasa tiga hari dalam sebulan, maka puasalah pada tanggal 13, 14 dan 15.


وَعَنْ أَبِي قَتَادَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ثَلَاثٌ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ وَرَمَضَانُ إلَى رَمَضَانَ فَهَذَا صِيَامُ الدَّهْرِ كُلِّهِ- رَوَاهُ أَحْمَدُ وَمُسْلِمٌ وَأَبُو دَاوُد

Dari Qatadah bin Milhan bahwa Rasulullah SAW memerintahkan kami untuk puasa pada hari-hari putih , yaitu tanggal 13, 14 dan 15. Puasa di hari-hari itu seperti puasa selamanya.


Meski puasa itu 3 hari, namun pendapat kami mengatakan bahwa tiga hari itu bukan merupakan satu kesatuan yang saling membatalkan bila tidak dilaksanakan salah satunya. Kita boleh berpuasa untuk tiga hari itu, atau boleh juga hanya dua hari atau hanya satu hari saja. Apalagi mengingat puasa ini hanyalah puasa sunnah, bukan puasa wajib.


Tidak ada ketetapan yang mengharuskan untuk melakukannya tiga hari berturut-turut, di mana bila salah satunya ditinggalkan, maka semua harus ditinggalkan. Puasa sunnnah tiga hari ini tidak mensyaratkan mutatabi’ah , sebagaimana puasa kaffarat saat seseorang melakukan hubungan seksual siang hari di bulan Ramadhan.


Oleh karena itu, silahkan saja untuk berpuasa di salah satu hari dari ketiga hari itu. Dan bila tiba-tiba Anda mendapat haidh, maka berhentilah puasa. Demikian juga bila haidh Anda berhenti pada tanggal 14, Anda boleh berpuasa sunnah pada tanggal 15 keesokan harinya.


Bagaimana dengan pahalanya?


Tentu saja pahala orang yang berpuasa 3 hari, berbeda dengan pahala orng yang berpuasa hanya 2 hari atau 1 hari saja. Tetapi dari pada tidak dapat pahala sama sekali, lebih baik mendapat sebagiannya. Sesuai kaidah: Maa laa yudraku kullhu laa yutraku julluhu. Sesuatu yang tidak bisa didapat seluruhnya, tidak harus ditinggalkan semuanya.


Wallahu a’lam bishshawab wassalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc.
Sumber Shaum Sunat Tanggal 13, 14 dan 15 di Setiap Bulan Hijriah : http://assunnah.or.id


***
versi ghinaaa...ehhe8

Apakah rahasia dari Ayamul Bidh ini sehingga Rasulullah tak pernah luput dari mengerjakannya?
Dan mengapa pula dianjurkan pada tanggal-tanggal itu?

Pernah dengar Dracula? Vampire? Atau kuntilanak?
Ya, semua hantu itu dikabarkan sering berkeliaran di malam hari khususnya ketika bulan purnama. Lho??? Apa hubungannya ayamul bidh dengan hantu dan bulan purnama?
Ya, kalo’ dengan hantunya sih nggak terlalu berhubungan, tapi, yaumul bidh berhubungan dengan bulan purnamanya.
Jadi, hubungannya apa?

Begini…, sudah kita ketahui bahwa pertengahan bulan Hijriah adalah waktu munculnya bulan purnama. Nah, saat bulan purnama bersinar (kayak lagu aja, ahhaha8…), terjadilah yang namanya pasang air laut. Letak bulan yang dekat dengan bumi menyebabkan gaya grafitasi bulan mempengaruhi ketinggian air laut dimuka bumi, dan terjadilah pasang air laut.

Truzzz??
Ternyata, grafitasi dari bulan ini tak hanya mempengaruhi kondisi bumi (benda mati) tetapi juga benda hidup. Terutama manusia.
 
Lho? Kok bisa?
Seorang peneliti berkebangsaan Amerika pernah mengadakan penelitian mengenai kondisi kejiwaan manusia ketika terjadi bulan purnama. Penelitian itu menyimpulkan bahwa kondisi kejiwaan manusia saat bulan purnama cenderung lebih labil, emosional, dan tidak terkendali. Semua perasaan menjadi mudah membuncah dari dalam diri. Mudah marah, mudah tersinggung, mudah senang, mudah sedih, pokoknya semua sifat yang ada pada dirinya menjadi lebih mudah ter‘upload’ dari dirinya. Mungkin inilah salah satu penyebab banyak mitos dan film yang mengaitkan antara monster atau hantu dengan bulan purnama.

Coba kita perhatikan dua fenomena ini.
Puasa, pada dasarnya menuntun kita agar menundukkan nafsu kita. Ketika kita berpuasa, kita dituntut untuk dapat mengendalikan emosi kita dan menjaga syahwat kita.
Ketika ilmu sains modern mengungkapkan adanya kelabilan emosi manusia saat bulan purnama, Islam telah menganjurkan untuk melaksanakan puasa tepat saat munculnya sang bulan purnama. Islam telah memberi jalan pada umatnya agar tidak terkena pengaruh kelabilan emosi yang terjadi pada tanggal tersebut. Rasulullah menganjurkan kita berpuasa, agar hati kita selalu terjaga dari amarah, nafsu, dan segala sifat buruk lain yang cendrung lebih meluap pada saat itu dibanding saat-saat lainnya.
Subhanallah...

Inilah hikmah di balik sunnah.
Tak heran jika Rasul tak pernah meninggalkan ayamul bidh. Tak heran pula jika Rasulullah menganjurkan kita untuk berpuasa 3 hari setiap bulan, terutama pada pertengahan bulan. Ternyata anjuran tersebut memiliki rahasia yang tak disangka-sangka. Ternyata memang segala amalan yang dianjurkan dalam Islam ini selalu memiliki hikmah yang tersembunyi yang luar biasa dahsyatnya. 

Lalu, masihkan ragu dan malas-malasan melaksanakan perintah Allah dan mengikuti sunnah Rasulullah?

***
jadwal Shaum Sunah Tanggal 13, 14 dan 15 1433 H/2012 M

Shafar [januari]

>> 7,  8, 9

Rabiul Awal [februari]
>> 6, 7, 8

Rabiul Akhir [maret]
>> 6, 7, 8

Jumadil ula [april]
>> 5, 6, 7

Jumadil tsaniyah [mei]
>> 5, 6, 7

Rajab [juni]
>>3, 4, 5

Sya’ban [juli]
>> 3, 4, 5

Ramadhan

Syawal [agustus-september]
>> 31 agustus, 1 dan 2 september

Dzulqa’adah [ September - oktober]

>> 29  dan 30 sept, 1 oktober

Dzulhijjah [oktober]
>> 29, 30, 31

Muharram [November]
>> 27, 28, 29

Shafar [desember]
>> 27, 28, 29

Saturday, January 7, 2012

ANTARA SABAR DAN MENGELUH

Pada zaman dahulu ada seorang yang bernama Abul Hassan yang pergi haji di Baitul Haram. Di waktu tawaf tiba-tiba ia melihat seorang wanita yang bersinar dan berseri wajahnya.

"Demi Allah, belum pernah aku melihat wajah secantik dan secerah wanita itu,tidak lain kerana itu pasti kerana tidak pernah risau dan bersedih hati."

Tiba-tiba wanita itu mendengar ucapan Abul Hassan lalu ia bertanya, "Apakah katamu hai saudaraku ? Demi Allah aku tetap terbelenggu oleh perasaan dukacita dan luka hati kerana risau, dan tak seorang pun yang mengetahui jika aku dalam hal ini."

Abu Hassan bertanya, "apa hal yang merisaukanmu ?"

Wanita itu menjawab, "Pada suatu hari ketika suamiku sedang menyembelih kambing korban, dan aku mempunyai dua orang anak yang sudah bisa bermain dan yang satunya masih menyusu, dan ketika aku bangun untuk membuat makanan, tiba-tiba anakku yang agak besar berkata pada adiknya, "Hai adikku, sukakah aku tunjukkan padamu bagaimana ayah menyembelih kambing ?"

Jawab adiknya, "Baiklah kalau begitu ?"

Lalu disuruh adiknya baring dan disembelihnya leher adiknya itu. Kemudian dia merasa ketakutan setelah melihat darah keluar dan ia lari ke bukit..di sana ia dimakan oleh serigala..lalu ayahnya pergi mencari anaknya itu sehingga mati kehausan dan ketika aku letakkan bayiku untuk keluar mencari suamiku..tiba-tiba bayiku merangkak menuju ke periuk yang berisi air panas, ditariknya periuk tersebut dan tumpahlah air panas terkena ke badannya..habis kulit badannya. Berita ini terdengar anakku yang telah menikah dan tinggal di daerah lain, maka ia jatuh pingsan hingga sampai menuju ajalnya. Dan kini aku tinggal sebatang kara di antara mereka semua."

Lalu Abul Hassan bertanya, "Bagaimanakah kesabaranmu menghadapi semua musibah yang sangat hebat itu ?"

Wanita itu menjawab, "Tiada seorang pun yang dapat membedakan antara sabar dengan mengeluh melainkan ia menemukan di antara keduanya ada jalan yang berbeda. Adapun sabar dengan memperbaiki yang terjadi..maka hal itu baik dan terpuji akibatnya. Dan adapun mengeluh..maka kita tidak akan mendapat ganti selain ke-sia-sia-an belaka."


***


Demikianlah cerita di atas, satu cerita yang dapat dijadikan teladan di mana kesabaran sangat diutamakan oleh agama dan harus dimiliki oleh setiap orang yang mengaku beriman kepada Allah dalam setiap musibah dan cobaan dari Allah. 

Rasulullah s.a.w pun bersabda dalam firman Allah dalam sebuah hadis Qudsi,:

" Tidak ada balasan bagi hamba-Ku yang Mukmin, jika Aku ambil kekasihnya dari ahli dunia kemudian ia sabar, melainkan syurga baginya."

Begitu juga mengeluh. Perbuatan ini sangat dikutuk oleh agama dan hukumnya haram. 
dan Rasulullah s.a.w bersabda,:
" Tiga tanda kekafiran terhadap Allah: merobek baju, mengeluh dan menghina nasab orang."

Dan sabdanya pula, " Mengeluh itu termasuk kebiasaan Jahiliah, dan orang yang mengeluh, jika ia mati sebelum taubat, maka Allah akan menyediakan pakaian dari api neraka." (Riwayat oleh Imam Majah)

Semoga kita dijadikan sebagai hamba Tuhan yang sabar dalam menghadapi segala musibah.


smangad slalu.. ^_^/