Thursday, October 27, 2011

[belajar] disiplin dan adab-adab syura menurut Islam:


Bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan apapun. (Ali Imran 159)
Urusan mereka (orang Islam)  dimusyawarahkan sesama mereka. (Asy Syura 38)
Rasulullah SAW pun bersabda:
Hajat tercapai bagi mereka yang membuat 'istikharah', dan tidak ada penyesalan bagi mereka yang bermusyawarah, dan tidak susah mereka yang berhemat dengan cermat. (Riwayat At Tabrani)
Berdasarkan ayat-ayat ALLAH dan sabda Rasulullah yang tertulis di atas, Islam menggalakkan umatnya mengadakan syura (musyawarah). Karena berdasarkan pengalaman kita..syura memang besar faedahnya kepada hidup kita dan masyarakat. Sebab itu ALLAH sendiri yang memerintahkan supaya syura dipraktekkan..

banyak hal yg klo di-syura'-kan baru dapat menghasilkan keputusan yang sebaik-baiknya, dibandingkan dengan keputusan-keputusan yang dibuat secara pribadi.

Syura' itu sendiri menurut bahasa ialah berunding atau bertukar fikiran. Dan dari segi istilah syariat Islam, arti syura atau musyawarah ialah bertukar fikiran atau berbincang antara dua orang atau lebih dalam menghadapi hal-hal yang dibenarkan oleh syariat sesuai dengan  adab-adab, cara cara yang syar’i untuk memperoleh hasil yang baik dan benar yang akan menjadi tindakan bersama,  seseorang atau satu kelompok.

Dalam syura..tiap anggota diminta mengeluarkan fikiran, kemudian dipertimbangkan bersama. Mana pendapat yang benar atau kuat dan tepat alasannya atau lebih munasabah (memungkinkan) dan lebih mendekati kebenaran, maka itulah keputusan syura yang wajib diterima bersama untuk menjadi tindakan bersama, tindakan seseorang atau tindakan suatu kelompok.

Dalam syura, perbincangan mesti dua arah atau lebih. Tidak dikatakan syura kalau satu pihak saja yang berbicara dan memberi pendapat. Syura secara Islam mesti dilakukan dengan bertata-tertib, beradab, berperaturan dan cara-cara yang ditetapkan oleh Islam. 

Berikut ini ialah tata tertib atau disiplin dan adab-adab syura menurut Islam..yang artinya..ketika satu syura tidak mencermikan ciri tersebut..maka syura tersebut idak dianggap syura Islam walaupun diberi nama syura Islam. Nama tidak lah penting, yang penting ialah ciri-cirinya.

cekidot

tata tertib atau disiplin dan adab-adab syura menurut Islam:
  1. Tujuan dan niat anggota syura ialah mencari dan menegakkan kebenaran karena ALLAH. Masing-masing mesti mengawal diri dari maksud riya', bermegahan, ujub atau untuk hobi semata-mata. Sebaiknya masing-masing mempunyai rasa takut pada ALLAH, kalau-kalau terjadi perbincangan yang tidak tepat dan tidak selaras dengan kehendak ALLAH dan Rasul. Untuk mengelak dari riya', ujub dan bermegahan, caranya ialah masing masing mengharapkan kebenaran itu datangnya dari orang lain, bukan dari dirinya. Dan dia akan merendahkan diri untuk menerima dan mendukung kebenaran yang sudah ditemui itu.
  2. Sekiranya kebenaran itu keluar dari mulut kita sendiri, segeralah banyak bersyukur pada ALLAH, karena memperlihatkan kebenaran itu kepada kita. Bukankah kita dhaif untuk menemukannya kalau bukan dengan petunjuk dari ALLAH? Dengan ilmu dan keyakinan yang demikian, Islam menyelamatkan majelis syura dari timbulnya rasa sombong, bermegahan, menunjuk kepandaian, merasa diri lebih tinggi, mujadalah (debat tidak menentu), keras kepala, hina-menghina, jatuh-menjatuhkan dan akhlak lain yang keji.
  3. Di waktu seorang anggota syura berbicara, anggota- anggota yang lain mesti menghormati pandangannya dan sama-sama mendengarnya. Biarkan dia menghabiskan bicaranya walaupun  kita tidak setuju pendapatnya. Memotong bicara kawan atau minta dia berhenti sebelum habis berbicara adalah tidak beradab dalam syura. Sikap itu sangat dibenci.
  4. Bila seorang anggota syura selesai memberi pandangannya, ucapkan terima kasih. Kalau didapatkan ucapannya benar, beri tahniah dengan sepotong doa:
      "Moga-moga ALLAH membalas kamu dengan kebaikan".
  5. Sekiranya pendapat yang diberi salah, jangan sekali-kali menghinanya. Betulkan dengan mesra dan kasih sayang menggunakan hujah-hujah yang bernas.
  6. Sekiranya kita sendiri yang melakukan kesalahan atau mengeluarkan pendapat yang salah, minta ampunlah kepada Tuhan dan merendah dirilah untuk menerima hakikat kesalahan itu.
  7. Misalnya terjadi perbedaan pendapat yang serius hingga sukar untuk menyatukan pandangan, maka demi perpaduan, pandangan ketua atau pemimpinlah yang mesti diterima.
  8. Dalam syura Islam jangan sekalipun terjadi mujadalah, berburuk sangka, sakit hati, caci maki, berkelahi, lempar kursi, pukul meja, tunjuk pistol, geram, dendam dan sebagainya. Anggota-anggota syura akan sanggup untuk mengalah, bersabar untuk mencari nas (dalil) atau bersikap tawakuf (menerima tidak, menolak pun tidak). Bahkan demi menjaga ukhuwah karena ALLAH, di akhir majelis, masing-masing akan saling bermaaf-maafan dan berbaik sangka serta bersabar untuk menanti bantuan ALLAH dalam masalah apapun yang timbul. Di penutupnya, sama-sama membaca surah Wal ‘Ashr dan doa kifarah, yakni meminta ampun kepada ALLAH. InsyaALLAH dengan cara itu, umat Islam akan senantiasa membuat keputusan yang tepat, bersih dan diberkati ALLAH.
 (copy-edit dari http://kawansejati.ee.itb.ac.id/book/export/html/17323)


sekedar tambahan hasil diskusi dengan beberapa teman..
  1. peserta syura sebaiknya terdiri dari minimal 1 ikhwan dan 2 akhawat untuk menghindari fitnah
  2. pelaksanaan syura di mulai secepatnya pukul 07.30 WIB (biar dhuha nya g keteteran klo ternyata ada kuliah.. :D )dan berakhir paling lambat pukul 17.30 WIB (jadi..yg ikhwan bisa siap2 magrib-an di masjid..g masbuk..dan seharusnya juga kan 'anak gadis' udah di rumah sebelum magrib... ^_^ )
  3. tidak ada 'forum dalam forum'..apa lagi sampe menyebutkan satu nama peserta syura untuk diajak berdiskusi khusus, misal : afwan ukhtiy 'pwxyz', masukan anti apa bla bla bla...
  4. bukan kah akan lebih ahsan jika redaksi pertanyaan sedikit di-edit, misal : afwan, dari akhawatnya ada masukan saran lain??
  5. mengurangi canda tawa yg berlebihan ketika syura berlangsung
  6. setelah syura menghasilkan satu keputusan, maka sudah seharusnya tidak ada lagi syura lain yang membahas hasil syura sebelumnya. ingat juga klo hasil syura itu mengikat peserta syura dan anggota lainnya.

wallahu'alam..
sekedar berbagi..silahkan baca lagi refernsi tentang syura..misal : menikmati demokrasi-nya ust. anis matta..


smangad slalu..^_^/



22 tanda klo iman sedang lemah..



1. Ketika Anda sedang melakukan kedurhakaan atau dosa.
Hati-hatilah! Sebab,perbuatan dosa jika dilakukan berkali-kali akan menjadi kebiasaan. Jika sudah menjadi kebiasaan, maka segala keburukan dosa akan hilang dari penglihatan Anda. Akibatnya, Anda akan berani melakukan perbuatan durhaka dan dosa secara terang-terangan. Ketahuilah, Rasululllah saw. pernah berkata, “Setiap umatku mendapatkan
perindungan afiat kecuali orang-orang yang terang-terangan. Dan,sesungguhnya termasuk perbuatan terang-terangan jika seseorang melakukan suatu perbuatan pada malam hari, kemudian dia berada pada pagi hari padahal Allah telah
menutupinya, namun dia berkata, ‘Hai fulan, tadimalam aku telah berbuat begini dan begini,’ padahal sebelum itu Rabb-nyatelah menutupi, namun kemudian dia menyibak sendiri apa yang telah ditutupi Allah dari dirinya.” (Bukhari,10/486)


Rasulullah saw. bersabda, “Tidak ada pezina yang di saat berzina dalam keadaan beriman. Tidak ada pencuri yang di saat mencuri dalam keadaan beriman. Begitu pula tidak ada peminum arak di saat meminum dalam keadaan beriman.”
(Bukhari, hadits nomor 2295 dan Muslim, hadits nomor86)


2. Ketika hati Anda terasa begitu keras dan kaku. Sampai-sampaimenyaksikan orang mati terkujur kaku pun tidak bisa menasihati dan memperlunak hati Anda. Bahkan, ketika ikut mengangkat si mayit dan menguruknya dengan tanah. Hati-hatilah! Jangan sampai Anda masuk ke dalam ayat ini, “Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi.” (Al-Baqarah:74)


3. Ketika Anda tidak tekun dalam beribadah. Tidak khusyuk dalam shalat. Tidak menyimak dalam membaca Al-Qur’an. Melamun dalam doa. Semua dilakukan sebagai rutinitas dan refleksi hafal karena kebiasaan saja.Tidak berkonsentrasi sama sekali. Beribadah tanpa ruh. Ketahuilah! Rasulullah saw. berkata, “Tidak akan diterima doa dari hati yang lalai dan main-main.” (Tirmidzi, hadits nomor 3479)4. Ketika Anda terasas malas untuk melakukan ketaatan dan ibadah. Bahkan, meremehkannya. Tidak memperhatikan shalat di awal waktu. Mengerjakan shalat ketika injury time, waktu shalat sudah mau habis. Menunda-nunda pergi haji padahal kesehatan, waktu, dan biaya ada. Menunda-nunda pergi shalat Jum’at dan lebih suka barisan shalat yangpaling belakang. Waspadalah jika Anda berprinsip, datang paling belakangan, pulang paling duluan. Ketahuilah, Rasulullah saw. bersabda,”Masih ada saja segolongan orang yang menunda-nunda mengikuti shaff pertama, sehingga Allah pun menunda keberadaan mereka di dalam neraka.”(Abu Daud, hadits nomor 679)


Allah swt. menyebut sifat malas seperti itu sebagai sifat orang-orang munafik. “Dan, apabila mereka berdiri untuk shalat, mereka berdiri dengan malas.”Jadi, hati-hatilah jika Anda merasa malas melakukan ibadah-ibadah rawatib, tidak antusias melakukan shalat malam, tidak bersegera ke masjid ketika mendengar panggilan azan, enggan mengerjakan shalat dhuha dan shalat nafilah lainnya, atau mengentar-entarkan utang puasa Ramadhan.


5. Ketika hati Anda tidak merasa lapang. Dada terasa sesak, perangai berubah, merasa sumpek dengan tingkah laku orang di sekitar Anda. Sukamemperkarakan hal-hal kecil lagi remeh-temeh. Ketahuilah, Rasulullah saw. berkata, “Iman itu adalah kesabaran dan kelapangan hati.”(As-Silsilah Ash-Shahihah, nomor 554)


6. Ketika Anda tidak tersentuh oleh kandungan ayat-ayat Al-Qur’an. Tidak bergembira ayat-ayat yang berisi janji-janji Allah. Tidak takut dengan ayat-ayat ancaman. Tidak sigap kala mendengar ayat-ayat perintah. Biasa saja
saat membaca ayat-ayat pensifatan kiamat dan neraka. Hati-hatilah, jika Anda merasa bosan dan malas untuk mendengarkan atau membacaAl-Qur’an. Jangan sampai Anda membuka mushhaf, tapi di saat yang samamelalaikan isinya. Ketahuilah, Allah swt. berfirman, “Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya),dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal.” (Al-Anfal:2)


7. Ketika Anda melalaikan Allah dalam hal berdzikir dan berdoa kepada-Nya. Sehingga Anda merasa berdzikir adalah pekerjaan yang paling berat. Jika mengangkat tangan untuk berdoa, secepat itu pula anda menangkupkan tangan dan menyudahinya. Hati-hatilah! Jika hal ini telah menjadi karakter Anda. Sebab, Allah telah
mensifati orang-orang munafik dengan firman-Nya, “Dan, mereka tidak menyebut Allah kecuali hanya sedikit sekali.” (An-Nisa:142)


8. Ketika Anda tidak merasa marah ketika menyaksikan dengan mata kepala sendiri pelanggaran terhadap hal-hal yang diharamkan Allah. Ghirah Anda padam. Anggota tubuh Anda tidak tergerak untuk melakukan nahyi munkar. Bahkan, raut muka Anda pun tidak berubah sama sekali.Ketahuilah, Rasulullah saw. bersabda,
“Apabila dosa dikerjakan di bumi, maka orang yang menyaksikannya dan dia membencinya dan kadang beliau mengucapkan: mengingkarinya, maka dia seperti orang yang tidak menyaksikannya. Dan, siapa yang tidak menyaksikannya dan dia ridha terhadap dosa itu dan dia pun ridha kepadanya, maka dia seperti orang

yang menyaksikannya.” (Abu Daud, hadits nomor 4345). Ingatlah, pesan Rasulullah saw. ini, “Barangsiapa di antara kalian yang melihat kemungkaran, maka hendaklah ia mengubah kemungkaran itu dengan tangannya. Jika
tidak mampu, maka dengan lisannya. Kalau tidak sanggup,maka dengan hatinya, dan ini adalah selemah-lemahnya iman.” (Bukhari,hadits nomor 903 dan Muslim, hadits nomor 70)


9. Ketika Anda gila hormat dan suka publikasi. Gila kedudukan, ngebet tampil
sebagai pemimpin tanpa dibarengi kemampuan dan tanggung jawab. Suka menyuruh orang lain berdiri ketika dia datang, hanya untuk mengenyangkan jiwa yang sakit karena begitu gandrung diagung-agungkan orang. Narsis banget! Allah berfirman, “Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan
janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (Luqman:18)


Nabi saw. pernah mendengar ada seseorang yang berlebihan dalam memuji orang lain. Beliau pun lalu bersabda kepada si pemuji, “Sungguh engkau telah membinasakan dia atau memenggal punggungnya.” (Bukhari, haditsnomor 2469, dan Muslim hadits nomor 5321) Hati-hatilah. Ingat pesan Rasulullah ini, “Sesungguhnya kamu sekalian akan berhasrat mendapatkan kepemimpinan, dan hal itu akan menjadikan penyesalan pada hari kiamat. Maka alangkah baiknya yang
pertama dan alangkah buruknya yang terakhir.” (Bukhari, nomor 6729)

“Jika kamu sekalian menghendaki, akan kukabarkan kepadamu tentang kepemimpinan dan apa kepemimpinan itu. Pada awalnya ia adalah cela, keduanya ia adalah penyesalan, dan ketiganya ia adalah azab hari kiamat, kecuali orang yang
adil.” (Shahihul Jami, 1420). Untuk orang yang tidak tahu malu seperti ini, perlu diingatkan sabdaRasulullah saw. yang berbunyi, “Iman mempunyai tujuh puluh lebih, atau enam puluh lebih cabang. Yang paling utama adalah ucapan ‘Laa ilaahaillallah’, dan yang paling rendah adalah menghilangkan sesuatu yangmengganggu dari jalanan. Dan malu adalah salah satu cabang dari keimanan.” (Bukhari, hadits nomor 8, dan Muslim, hadits nomor 50)

“Maukah kalian kuberitahu siapa penghuni neraka?” tanya Rasulullah saw. Para sahabat menjawab, “Ya.” Rasulullah saw. bersabda, “Yaitu setiap orang yang kasar, angkuh, dan sombong.” (Bukhari, hadits 4537, dan Muslim, hadits nomor 5092)


10. Ketika Anda bakhil dan kikir. Ingatlah perkataan Rasulullah saw.ini, “Sifat kikir dan iman tidak akan bersatu dalam hati seorang hamba selama-lamanya.” (Shahihul Jami’, 2678)


11. Ketika Anda mengatakan sesuatu yang tidak Anda perbuat. Ingat, Allahswt. benci dengan perbuatan seperti itu. “Hai orang-orang yang beriman, mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa yang tiada kamu perbuat.” (Ash-Shaff:2-3) Apakah Anda lupa dengan definisi iman? Iman itu adalah membenarkan dengan hati, diikrarkan dengan lisan, dan diamalkan dengan perbuatan. Jadi, harus konsisten.


12. Ketika Anda merasa gembira dan senang jika ada saudara sesama muslim mengalami kesusahan. Anda merasa sedih jika ada orang yang lebih unggul dari Anda dalam beberapa hal. Ingatlah! Kata Rasulullah saw, “Tidak ada iri yang dibenarkan kecuali terhadap dua orang, yaitu terhadap orang yang Allah berikan harga, iamenghabiskannya dalam kebaikan; dan terhadap orang yang Allah berikan ilmu, ia memutuskan dengan ilmu itu dan mengajarkannya kepada orang lain.” (Bukhari, hadits nomor 71 dan Muslim, hadits nomor 1352) Seseorang bertanya kepada Rasulullah saw., “Orang Islam yang manakah yang paling baik?” Rasulullah saw. menjawab, “Orang yang muslimin lainselamat dari lisan dan tangannya.” (Bukhari, hadits nomor 9 dan Muslim,hadits nomor 57)


13. Ketika Anda menilai sesuatu dari dosa apa tidak, dan tidak mau melihat dari sisi makruh apa tidak. Akibatnya, Anda akan enteng melakukan hal-hal yang syubhat dan dimakruhkan agama. Hati-hatilah! Sebab, Rasulullah saw. pernah bersabda, “Barangsiapa yang berada dalam syubhat, berarti dia berada dalam yang haram, seperti penggembala yang menggembalakan ternaknya di sekitar tanaman yang dilindungi yang dapat begitu mudah untuk merumput di dalamnya.” (Muslim, hadits nomor 1599) Iman Anda pasti dalam keadaan lemah, jika Anda mengatakan, “Gak apa. Inikan cuma dosa kecil. Gak seperti dia yang melakukan dosa besar. Istighfar tiga kali juga hapus tuh dosa!”
Jika sudah seperti ini, suatu ketika Anda pasti tidak akan ragu untuk benar-benar melakukan kemungkaran yang besar. Sebab, rem imannya sudah tidak pakem lagi.


14. Ketika Anda mencela hal yang makruf dan punya perhatian dengan kebaikan-kebaikan kecil. Ini pesan Rasulullah saw., “Jangan sekali-kali kamu mencela yang makruf sedikitpun, meski engkau menuangkan air diembermu ke dalam bejana seseorang yang hendak menimba air, dan meski engkau berbicara dengan saudarmu sedangkan wajahmu tampak berseri-seri kepadanya.” (Silsilah Shahihah, nomor 1352) Ingatlah, surga bisa Anda dapat dengan amal yang kelihatan sepele! Rasulullah saw. bersabda, “Barangsiapa yang menyingkirkan gangguan darij alan orang-orang muslim, maka ditetapkan satu kebaikan baginya, danbarangsiapa yang diterima satu kebaikan baginya, maka ia akan masuk surga.” (Bukhari, hadits nomor 593)


15. Ketika Anda tidak mau memperhatikan urusan kaum muslimin dan tidak mau melibatkan diri dalam urusan-urusan mereka. Bahkan, untuk berdoa bagi keselamatan mereka pun tidak mau. Padahal seharusnya seorang mukmin seperti hadits Rasulullah ini, “Sesungguhnya orang mukmin dari sebagian orang-orang yang memiliki iman adalah laksana kedudukan kepala dari bagian badan. Orang mukmin itu akan menderita karena keadaan orang-orang yang mempunyai iman sebagaimana jasad yang ikut menderita karena keadaan di kepala.” (Silsilah Shahihah, nomor 1137)


16. Ketika Anda memutuskan tali persaudaraan dengan saudara Anda. “Tidak selayaknya dua orang yang saling kasih mengasihi karean Allah Azza waJalla atau karena Islam, lalu keduanya dipisahkan oleh permulaan dosa yang dilakukan salah seorang di antara keduanya,” begitu sabdaRasulullah saw. (Bukhari, hadits nomor 401)


17. Ketika Anda tidak tergugah rasa tanggung jawabnya untuk beramal demi kepentingan Islam. Tidak mau menyebarkan dan menolong agama Allah ini. Merasa cukup bahwa urusan dakwah itu adalah kewajiban para ulama.Padahal, Allah swt. berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, jadilah kalian penolong-penolong (agama) Allah.” (Ash-Shaff:14)18. Ketika Anda merasa resah dan takut tertimpa musibah; atau mendapat problem yang berat. Lalu Anda tidak bisa bersikap sabar dan berhati tegar. Anda kalut. Tubuh Anda gemetar. Wajah pucat. Ada rasa ingin lari dari
kenyataan. Ketahuilah, iman Anda sedang diuji Allah. “Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: Kami telah beriman, sedang mereka belum diuji.” (Al-Ankabut:2) Seharusnya seorang mukmin itu pribadi
yang ajaib. Jiwanya stabil.”Alangkah menakjubkannya kondisi orang yang beriman. Karena seluruh perkaranya adalah baik. Dan hal itu hanya terjadi bagi orang yang beriman, yaitu jika ia mendapatkan kesenangan maka ia bersyukur dan
itumenjadi kebaikan baginya; dan jika ia tertimpa kesulitan dia pun bersabar, maka hal itu menjadi kebaikan baginya.” (Muslim)

19. Ketika Anda senang berbantah-bantahan dan berdebat. Padahal, perbuatan itu bisa membuat hati Anda keras dan kaku. “Tidaklah segolongan orang menjadi tersesat sesudah ada petunjuk yang mereka berada pada petunjuk
itu, kecuali jika mereka suka berbantah-bantahan.”(Shahihul Jami’, nomor 5633)


20. Ketika Anda bergantung pada keduniaan, menyibukkan diri dengan urusan dunia, dan merasa tenang dengan dunia. Orientasi Anda tidak lagi kepada kampung akhirat, tapi pada tahta, harta, dan wanita. Ingatlah, “Dunia itu penjara bagi orang yang beriman, dan dunia adalah surga bagi orang kafir.” (Muslim)


21. Ketika Anda senang mengucapkan dan menggunakan bahasa yang digunakan orang-orang yang tidak mencirikan keimanan ada dalam hatinya. Sehingga, tidak ada kutipan nash atau ucapan bermakna semisal itu dalam ucapan Anda. Bukankah Allah swt. telah berfirman, “Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku:
‘Hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik(benar). Sesungguhnya setan itu menimbulkan perselisihan di antara mereka. Sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia’.”(Al-Israa’:53)Seperti inilah
seharusnya sikap seorang yang beriman. “Dan apabila mereka mendengar perkataan yang tidak bermanfaat, mereka berpaling dari padanya dan mereka berkata: ‘Bagi kami amal-amal kami dan bagimu amal-amalmu, kesejahteraan atas
dirimu, kami tidak ingin bergaul dengan orang-orang jahil.’” (Al-Qashash:55) Nabi saw. bersabda, “Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah berkata yang baik atau diam.” (Bukhari dan Muslim)


22. Ketika Anda berlebih-lebihan dalam masalah makan-minum, berpakaian, bertempat tinggal, dan berkendaraan. Gandrung pada kemewahan yang tidak perlu. Sementara, begitu banyak orang di sekeliling Anda sangat membutuhkan sedikit harta untuk menyambung hidup. Ingat, Allah swt. telah mengingatkan hal ini, “Hai
anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.” (Al-A’raf:31). Bahkan, Allah
swt.menyebut orang-orang yang berlebihan sebagai saudaranya setan. Karenaitu Allah memerintahkan kita untuk, “Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang terdekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan, dan janganlah kamu menghambur-hamburkan(hartamu) secara boros.” (Al-Isra’:26) Rasulullah saw. bersabda, “Jauhilah hidup mewah, karena hamba-hamba Allah itu bukanlah orang-orang yang hidup mewah.”
(Al-SilsilahAl-Shahihah, nomor 353).


http://www.puarman-asuransi-syariah.blogspot.com/

Monday, October 24, 2011

tentang pilihan..tentang pejuang dan pecundang..


Hari ini..luar biasa…
Luar biasa nantang amarah..
Luar biasa nantang emosi..
Luar biasa nahan migraine..oyong2..heuwww… -_-“

tapi besok harus tetap semangad...mmm


Thanks Allah for everything HE made..
Thanks Allah..YOU sent her..ehhe8
Itu lah ukhuwah ya..tak perlu berkeluh kesah di fb sekalipun..ketika riak menyapa satu hati..maka hati yg lain ikut merasa getarnya..subhanallaah..

Ada penat yg luar biasa hari ini..tapi mampu hilang sekejap hanya dengan suara diujung handphone..ohoh8
Sebuah percakapn sederhana memank..tapi senangnyaaaaaa ditanya kabar…ehe8
Cerita2 pun mengalir..
“pernah satu waktu ikut kajian tafsir QS. Al insaan..mantab ukh..tentang sebuah pilihan hidup.” Bidadari itu pun mulai bercerita..
“hidup ini tentang pilihan itu..di tafsir surat al insaan itu digambarin jelas…apa pilihannya..plus konsekuensi tiap pilihan. Nt ada punya tafsir ato terjemahan?”
“tafsir sich belum… (mahal…eheh8) terjemahan ada insyaallaah..”
“coba lah liat arti ayat2nya..”
Ghina baca artinya..di ayat2 pertama pun dah terlihat tentang pilihan hidup yg ia ceritakan itu..check sendiri aja…ayat ke 3…trus konsekuensi pilihan nyadi ayat selanjutnya..
“jadi ukh..singkatnya ya..hidup itu pilihan..mau ikut jalan yg udah allah kasi petunjuk rutenya..ato ikut jalan syetan laknatullah..”
“mmm..iya..trus…istiqomah itu juga pilihan ya mbk..” minta penegasan..eheh8
“iya..istiqomah itu tentang pilihan dan kesepakatan pribadi kita dg Robb..bener klo istiqomah itu bisa makin kuat ketika kita bergaul dan berada di lingkungan yg mampu menumbuh-suburkan keimanan kita..tapi tak banyak pula yg akhirnya terbuai dg frame berpikir klo yg menyuburkan keimanan itu krn lingkungan yg kondusif..jadi ketika berada di lingkungan luar yg baru..keimanan itu pun meranggas..lalu lepas..”
“eheh8 itu mematahkan teori : ana merasa bau syurga itu lebih terasa ketik ana berada di kota dengan para pejuang lainnya..” (yg tersinggung dg kalimat ini..tersinggung aja..sengaja tanpa edit..ohoho8)
“iya lah dek..pejuang sesungguhnya itu..yg mampu terus berjuang wlw pasukannya minim..kita kan berjuang bukan dengan jumlah..tapi dengan pertolongan allah..gimana dptin pertolongan Allah..?? baca file ghina aja…ehehe8”
“eheh8 syukron mbk dah mampuir di blog acak2 saya itu…eheh8”

***

Blink blink..
Aha moment again..ehhe8

Lingkungan yg ghina tempati sekarang memank tak senyaman yg dikira..emosi tertahan..amarah yg terus ditantang..mmm
Tapi yakin..ini lah wadah belajar yg lebih nyata..lebih dari sekedar teori yg sering dibahas dulu..duluuuuu..waktu masih berada di zona aman kenyamanan sebuah keimanan..
Gagal total perjuangan ghina klo mpe beberapa tahun ke depan malah ghina yg tewarnai dengan cara keseharian di sini yg penuh emosi..
I’M NOT A LOSER


Juga tentang teman2 yg sekarang berada di lingkungan yg jauh dari aman…yg mungkin buat izin sholat pun segan dengan atasan..yakinlah..itu juga sekedar bentuk ujian..krna ia ujian..maka akan ada daftar nilai yg kn menunjukan kita lulus ato g..juga tentang apa kah kita layak naik kelas ato tinggal kelas..eheh8
*sekolahsangad

“Sungguh..ayat2 ini adalah peringatan..maka barang siapa menghendaki kebaikan bagi dirinya..tentu ia mengambil jalan menuju TuhannNya..”(TQS. Al insaan:29)
“ketika lingkungan memaksa kita tuk dianggap beda..biarkan saja..krna kita generasi ghuroba..”

Saturday, October 22, 2011

ternyata begini jalan juang itu..

ehem
kemarin aksi nyata realisasi mimpi itu bener bener dahhhh..heuwww... >,<

ghina dah bayangin klo musholah sekolah akan penuh dengan siswa.i yg belajar ngaji..
tapi ternyata..mmm

perjuangan itu memank TIDAK diperuntukan bagi mereka yg cengeng..
yg skali gagal enggan mengulang..


***
juga tentang ragu nya ghina di awal ngajuin proposal kmrn itu...
hadewhhhh...klo diinget..beuhhhh riddiculous -_-"

ghina sempat tarik ulur pengajuan proposalnya..terkekang dengan pikiran yg g buangettt itu...ckckkcck

pikiran2 rendah..yg khawatir ttg keselamat pulang..ketakuAltan yg sebenarnya sangad beralasan..tentang pulang sendirian..ttg peluang kesorean..gimana klo ntar ada 
pemalakan..perampokan..ato lebih mengerikan dari itu.. : diturunin di tengah perjalanan krn penumpang ke Curup hanya ghina seorang..

g penting kan...ckckkkc
tapi jd gumpalan bola es yg makin membesar ktika minta izin ke bunda akan pulang lebih sore dari biasanya...
whuaaahhhhh...itu juga kesalahan terbesar di langkah awal..harusnya pamit ke ayah lebih dulu..secara ayah punya jiwa juang lebih besar dr bunda yg cemasan..mmm

lewat fase itu..menjelang hari H..masih belum 100% berani sebenarnya..ehe8
Alhmdllh..thanks to Allah for everything HE made..
satu sore..pas ngumpul2 ma teman..ujug-ujug bahas tentang "BERANI"..
"simple aja..klo hanya takut pada Allah..maka tak kan takut pada selain ALLAH.."

blink blink..
aha moment..!! eheh8

tersemangati skaligus menghisab diri.. : duwhhh ghinaaa...seberapa brani kamu sebenarnya..ha??

"rasa berani kita itu..berbanding  lurus dengan konstanta kedekatan kita pada ALLAH"
*guru MM nie... :D

tapi bener kan..
kita ambil perumpamaan ketka kita mau minjem sesuatu ke orang lain..duit misalnya..
ketika yg akan kita minta bantuan itu teman dekat yg dah akrab lama..yg tau persis kita nya gimana..insyaallah dia usahain bantu sebisanya..
tapi..klo yg ditemui adalah ia yg baru kita kenal sehari dua..mmm..dipinjemin kagak..dicurigai iya..ehhe8

sama kan dengan hubungan kita dengan Allah..makin dekat kita dengan NYA..makin cepat pertolongan NYA meluncur ke TKP.. :D

yaaa..simpulin ja sendiri..

klo rasa berani kita itu..berbanding  lurus dengan konstanta kedekatan kita pada ALLAH..
berarti takut itu..krn kita juga tak lagi dekat dengan NYA..



wallahu'alam..



nasyid-an dulu ahh...nyoookkkkkkkkkkkk

Majulah Hai Sahabat-Izzatulislam

Luruskanlah niatmu… Hai sahabat
Membina ummat menggapai hidayah
Tetapkan Langkahmu… Hai sahabat
Tapaki jalan perjuangan
 


Dan debu-debu jadi saksi
Peluh dan darah menghias diri
Kan tetap setia pada janji
Hingga kemenangan atau kesyahidan
Kan kau raih... nanti
 


Tegarlah jiwamu… Hai sahabat 
Usah kau ragu dengan janji Rabb-mu
Melaju menderu tanpa jemu 
Runtuhkan barisan musuhmu 

Makar kedzoliman kian menghujam
Menggoyahkan sendi kebenaran
Bangkitlah wahai para pejuang
Satukan tekadmu hadapi musuhmu
Ayo maju… maju… maju!!

Tetapkanlah langkahmu… hai sahabat
Tapaki jalan perjuangan…




smangad slalu.. ^_^/

Wednesday, October 19, 2011

cerita lain tentang ukhuwah… (resensi cerita "harga tak ternilai itu disebut ukhuwah…" (satu cerita dari buku Tarbiyah Madal hayah))



Baru saja selesai baca buku Madal hayah: chicken soup for tarbiya karyanya Asri Widiarti…
Bener kata teman yang pernah posting resensi buku ini di fb beberapa waktu lalu..sebuah buku yg menyajikan cerita ringan..tapi sarat makna dan kesan yg mendalam..tepat diberi judul ;chicken soup..hidangan ringan tapi penuh nutrisi..
Ghina terkesan dengan satu cerita di bagian 2 buku ini..”bunda, Allah mendengar doamu, cerita 1 : harga tak ternilai itu disebut ukhuwah…
Di pengantar buku ini dikatakan klo smw cerita yg ada adalah nyata terjadi..maka sangad menharu hati ketika sampai di bagian ini..
Bercerita ttg seorang ibu yg terkena penyakit asam lambung akut..hingga ia tak kuat tuk sekedar bangun dari tempat tidurnya..semua pekerjaan rumah tangga awalnya dihandle oleh sang suami..ghina bilang ‘awalnya’..krn setelah sahabat2 ibu itu tahu ttg keadaan nya..maka para sahabatlah yg mengambil alih kesibukannya..bahkan seorang ibu berkenan ‘mengambil sementara’ anak bungsunya utk ia rawat di rumah slama sang ibu dirawat di rumah sakit..teman lainnya bergantian ‘piket’ di rumah sang ibu..bergiliran menunggunya di rumah sakit..dan seorang teman menghibahkan laptopnya agar sang ibu punya kesibukan disela rehatnya itu..
“Ya Allah Yaa Robbana.tak mungkin ada ukhuwah setulus ini kecuali dalam jamaah dakwah yang tak mengharapkan keuntungan dunia…” (page 74)


***

Lalu…teringat tentang aku dan ukhuwah ku atas sodara2 ku hari ini..
Senin sore minggu ini saja misalnya..baru ku dengar kabar seorang sodari yg baru selesai operasi kanker..ato waktu itu..ketika seorang ukhtiy tertimpa ujian untuk nama baiknya..rasa nya aku orang terakhir yang tau..Allahu Robbiy.. T_T
Belum lagi tentang prasangka ku atas sodaraku..tentang hak kepercayaan yg harusnya ku berikan..tentang hak diam dan tak membenarkan kabar miring ttg mereka sebelum ku temukan fakta benarnya atau sekeadr menghibahkan telinga tuk mendengar pembelaan mu atas fitnah..tentang..
juga tentang alpa ku ketika jatuhmu..tak segera ku ulurkan tangan..malah waktu yg ku ulur2 tuk sekedar mengingatkan mu..

Entah..apa patut aku menyalahkan kesibukan ku atas kelalaian ku thdp keadaan sodara ku..
Ahhh…na├»ve sangad rasanya..di cerita itu pun dipaparkan betapa sibuknya sang ibu dan teman2nya itu..belum lagi kesibukannya akan anak2nya..benar2 tak bisa disbanding dengan kesibukan ku saat ini..tapi ukhuwah mereka sangad manis terasa..tak seperti ukhuwah yg ku beri pada sodaraku..hambar
mmm..ukhuwah itu pernah begitu manis saat SMA..juga saat kuliah..masih teringat ketika seorang sodara sakit..kami menjenguknya..memasak makanan nya..membersihkan kamar kos nya bahkan mencuci pakaian kotornya yg makin menggunung..
masih teringat juga bagaimana tak terpejam mata ketika seorang sahabat harus dirawat di rumah sakit krn kecelakaan..semua mengajukan diri sebagai jaminan perawatan rumah sakit ketika orang tuanya belum datang..padahal waktu itu kami tak berpenghasilan seperti sekarang ini..juga lebih sibuk dari skarang ini krn sebentar lagi UAN..tapi ukhuwah itu begitu manis terasa..
atau tentang paniknya aku dan beberapa sodara lainnya ketika seorang sodara terpeleset dari jalannya..

lantas..apa yang salah dg diri kini??
ketika punya apa2 yg dulu tidak ketika ukhuwah itu manis rasanya..seakan ia mengurangi jatah gula utk rasa manisnya ukhuwah..ni’mat yang akhir justru menghilangkan ni’mat yg awal…memudarkan peduli..menyamarkan kepekaan hati..
Allaahu Robbiy.. T_T

maaf kan ku atas cinta ku yg sedikit ini..
berharap kalian masih berkenan menyebutku.. "sodara..."




sssttttt....2#

di satu kesempatan berkumpul dengan teman2..seorang teman bercerita tentang seorang sahabat di masa rasulullah..
"pernah ada seseorang yg ingin masuk Islam tapi pake ngajuain syarat.." ia memulai kisahnya..
"kog??" tanya ghina penasaran..eheh8
"iyaa..dia bilang.. : Ya muhammad..aku bersedia masuk islam asal engkau mau memenuhi 2 syarat yang aku ajaukan. pertama..aku g mau bersedekah karena aku orang yg miskin. dan kedua..aku g mau ikut perang krn aku takut mati..'
"beuhhhh..niat g sich itu..." timpal teman yg lain..
"truz truzzz...Rasulullah bilang apa?"
"Rasul bilang..klo kamu masuk Islam tapi g mau nglakuin 2 hal itu..lalu dengan cara apa kamu akan masuk syurganya Allah..."

***

hehe8 bener yaa..
orang kaya dermawan itu biasa..harus..
tapi orang miskin yg dermawan..itu luar biasa..di luar keharusan..

orang pemberani ikut perang..itu biasa..harus..
tapi orang penakut yang memaksakan diri nya ikut..ia lebih berani dari seorang pemberani..

dan Allah..menjanjikan imbalan yg luar biasa pula bagi mereka yg mau dan mampu berbuat hal yg luar biasa..



hal uar biasa apa yg telah ku buat hari ini??



smangad slalu.. ^_^/

Tuesday, October 18, 2011

ketika amarah mendera yang lelah..


Hari ini…mmm benar2 dah..
Kesal sangad mpe nangis nahan amarah..hufhhh
Astaghfirullah..laa taghdof laa taghdof laa taghdof..

Setelah hari ini..rasa nya tak lagi mengomentari kemarahan teman2 yg terkadang mpe sanksi fisik..na’udzubillah..
Tetap berharap tak pernah kulit ini menjadi hukuman tuk kulit lainnya…aamiin..

***
Ada beberapa kali..sambungan listrik di kelas XI Busana terganggu..keadaan kelas kami memang masih darurat..blm memiliki saluran listrik permanen di tiap kelasnya..berhubung materi hari ini memerlukan bantuan listrik..jadi lah kami menyambung beberapa kabel dari kelas XII Busana..
Belum lagi satu poin yang ghina jelaskan..listrik mati..dicek..ternyata ada sambungan yg lepas..lalu disambung ulang..
Tak lama melanjutkan materi…listrik mati lagi…dicek lagi…sambungan lepas lagi…
“dilepasin anak2 SMP bu…”adu seorang siswa.
“kurang kerjaan sangad sich itu orang…”gerutu ghina dalam hati..
Lalu…listrik mati lagi..tiga kali..empat kali…lima kali… Terdengar jelas si usil tertawa ngakak di aksinya yg terakhir..
ENOUGH!!!
Reflex ghina tending pintu kelas dan keluar. Sontak si usil kabur secara acak. Dengan amarah yg memuncak..ghina susul satu anak hingga ke kelasnya..tapi ternyata ia urung masuk ke kelas..
Dengan ekspresi muka yang tak lagi ramah..ghina tanyai siswa di kelas yg tadinya dituju si usil yang ternyata juga ditinggal sang guru..juru bicaranya menyebutkan beberapa nama..
Tak puas..ghina temui guru piket di SMP..dan beliau bersedia memproses tindakan selanjutnya…
Ahhh…klo saja tadi g adzan zhuhur..dah ghina uber dan pasti dah keluar jurus ciaaaaattttttttttt….tunx tunx
Alhmdllh Allah masih berkenan mengingatkan dengan istighfar yang tak terputus sepanjang pengejaran tersangka..ehhe8

***
mmm..siswa2 memang ujian luar biasa yaa…
pagi tadi juga baca status teman yang ngajar di daerah..ada gerutuan yg luar biasa yang ia ekspresikan di sana..padahal stau ghina dia orangnya ‘nyantai’..jika ia kesal..itu artinya memank sesuatu sangad…ehhe8
iyaaa...aku...kamu..kita..mungkin sudah lelah dengan kondisi yang jauh dari ingin..lelah fisik moga tak melelahkan kita tuk tap meminta Sang Maha Besar tak ikut melelahkan ruhiyah kita..pun terlelahkan..moga tak berlangsung lama...
*aamiin allaahumma aamiin..


justru krn mereka ujian..ghina yakin satu saat ini akan selesai dan berganti kabar gembira yang kan menggantikan kerutan di wajah jadi sumringah yang mempesona..
mmm..someday..
*imajinasipribadi :D
dan lagi..kita tak pernah meminta diberi situasi sekolah yang luar biasa di awal karir..kita pun berikrar bersedia di tempatkan di mana saja sebagai suatu pengabdian tulus tuk bangsa..(*ckckckkc) dan ternyata dapatnya yg begini ini...ya ini lah yang terbaik menurut NYA..
pun ketika kita dihadapkan dengan ujian2 ini..krn memank kita lah orang2 pilihan yang diutus Allah krn DIA juga yakin kita bisa menjadikannya lebih indah dari semula..we are the chosen..hebat kan kita... ^_^



tetap smangad slalu wahai pejuang… ^_^/



Thursday, October 13, 2011

Petuah Imam Syafi'i....

Empat perkara menguatkan badan...

1. makan daging

2. memakai haruman

3. kerap mandi

4. berpakaian dari kapas

 
Empat perkara melemahkan badan...

1. banyak berkelamin (bersetubuh)

2. selalu cemas

3. banyak minum air ketika makan

4. banyak makan bahan yang masam

 
 
Empat perkara menajamkan mata...

1. duduk mengadap kiblat

2. bercelak sebelum tidur

3. memandang yang hijau

4. berpakaian bersih

 
Empat perkara merosakkan mata...

1. memandang najis

2. melihat orang dibunuh

3. melihat kemaluan

4. membelakangi kiblat

 
Empat perkara menajamkan fikiran...

1. tidak banyak berbual kosong

2. rajin bersugi (gosok gigi)

3. bercakap dengan orang soleh

4. bergaul dengan para ulama

 
4 CARA TIDUR...

1. TIDUR PARA NABI Tidur terlentang sambil berfikir tentang kejadian langit danbumi.

2. TIDUR PARA ULAMA' AHLI IBADAH Miring ke sebelah kanan untuk memudahkan terjaga untuk solat malam.

3. TIDUR PARA RAJA YANG HALOBAMiring ke sebelah kiri untuk mencernakan makanan yang banyak dimakan.

4. TIDUR SYAITAN Menelungkup/tiarap seperti tidurnya ahli neraka.

 

Tuesday, October 11, 2011

ssstttt........



Allah Maha pengasih..walau kadang tak dikasihi hambaNYA..
Allah Maha Penyayang..sayangNYA tak terbilang,,