Friday, June 3, 2011

taujhat ust. sutikno... : Jelang Muskom KAMMI Curup


Kuntum khoiru ummah..
Ingatlah sodaraku..bahwasanya..manusialah yang pertama kali menawarkan diri untuk mengambil amanah sbg sorang khalifah di bumi..sebelumnya..ALLAAH mengamanahkannya pada gunung..tapi gunung tak sanggup..lalu diamanahkan pada para malaikat..dan malaikat juga tak menyanggupinya..
Lalu?? Mengapa kita seakan tak bertanggung jawab atas apa yg telah kita minta pada Robb kita??
Tumpuan penting sebelum kita bergerak:
Ø Istiqror nafsi (kestabilan jiwa)..
ketika kita tidak tenang..tak ubahnya seperti lilin yang akan terus ditiup angin..lalu akan membinasakan diri..iman..ibadah..bahkan niat pun tak terjaga..hingga kita yg menyerukan kebaikan..ketika objek kita jadi baik..malah kita yg berubah buruk krn kehabisan bekal kebaikan..
Ø Mutha’aliqo billaah (keintiman hubungan dg Allaah)..
innani anallaah..la ila ana..fa’budni, wa aqimi sholah lil dzikri (AKU ini tuhanmu..tiada tuhan selain aku..maka sholatlah dan ingat lah da’wah adalah upaya mendekatkan manusia2 kepada Rabb nya..>>bagaimana amalan yaumiyah ana??
KAMMI adalah organisasi DA’WAH..
maka tak ada alasan berjuang tanpa kedekatan pada ALLAAH
Tunjukan jiddiyah antum!!
Karna yang terpenting dalam islam adalah..berbuat
Bangkitkan semangad… >>QS. At taubah: 24, QS. Muhammad: 7
Ø Istiqror ‘ainiyah (kestabilan rumah tangga)
jangan pilih2 siapa pasangan suami/istri..biarlah Allaah yg memilihkan…Jangan sampai rumah tangga terbebani hanya karena dosa semasa lajang..perbaiki juga hubungan dengan orang tua dan kerabat..jadikan mereka pendukung gerak,,minimal tidak menjadi sandungan gerak
Ø Istiqror istima’I (kestabilan social)
1.       Keteladan yang baik
2.       Komunikasi yang efektif…ketika kebaikan disampaikan dg keras..niscaya ia akan terpental
Ø Istiqror tandzimi (kestabilan struktur)
syarat utama kesuksesan ini adalah : Kestabilan jiwa dan kedekatan diri para kader dg Rabbnya..
jika syarat tak terpenuhi..kestabilan pun akan membutuhkan usaha lebih keras untuk meraihnya


                                                Kantor KAMMI Curup, 29 mei 2011



Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment