Monday, April 24, 2017

100 dol dan 50 penari tradisional Bengkulu Guncang Penutupan HUT TMII ke 42


Pagelaran Kolosal Musik Dol Bengkulu, tampil energik di Jakarta. Kolaborasi 100 Dol dan 50 penaritradisional Bengkulu ini, guncang penutupan HUT Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Minggu, 23 April 2017.

Dihadapan Direktur Utama TMIIpara penabuh Dol yang sebagaian besar didatangkan langsung dari Kerukunan Keluarga Tabut (KKT) Provinsi Bengkulu ini, tampil memukau dan membanggakan.

Acara penutupan rangkaian HUT TMII ke 42 ini, dihadiri Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, serta beberapa tokoh-tokoh penting lainnya. Wakil Gubernur (Wagub) Bengkulu Rohidn Mersyah yang turut hadir pada kesempatan tersebut, mendapat kesempatan menyampaikan sambutan, mewakili pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Rohidin menyampaikan beberapa potensi wisata dan program perioritas Bengkulu, khususnya terkait event-event besar, seperti Mountain Valley, Maritime Festival, Garden Festival, Bencoolen Festival, serta Lake and River Festival. Secara terbuka Wagub mengundang para stakeholder dan seluruh masyarakat Indonesia untuk datang dan berkunjung ke Bengkulu.

Perayaan HUT TMII tahun 2017 yang digelar sejak 16 April ini, dimeriahkan dengan rangkaian acara Solo Batik Karnival, Pawai Budaya, Expo Nusantara, Parade Busna Daerah, penampilan Reog Ponorogo Massal, serta Pagelaran Kolosal Musik Dol Provinsi Bengkulu. (***)

Saturday, April 22, 2017

Subordinate conjunction

Subordinate conjunction adalah kata hubung yang mengawali suatu subordinate clause (berupa adverbial clause) yang berfungsi membangun hubungan ide antara subordinate clause tersebut dengan main clause. Main clause dan subordinate clause tersebut membentuk complex sentence.

Subordinate conjunction digunakan pada subordinate clause, yaitu bagian yang idenya kurang penting dibanding pada main clause. Conjunction ini memiliki antara lain hubungan waktu (time), tempat (place), pertentangan (contrast), sebab akibat (cause-effect), syarat (condition), tujuan (reason), dan cara (manner).

Contoh Kalimat Subordinate Conjunction
🌸After I changed the APN, I unpluged my modem and waited for 5 minutes.
(Setelah saya merubah APN, saya mencabut modem dan menunggu selama 5 menit.)

🌸As soon as / once they finish filling the questionnaire, I will process the data.
(Segera setelah mereka selesai mengisi kuesioner, saya akan memproses data tersebut.)

🌸Anna found so much expired food when she was cleaning the kitchen.
(Anna menemukan begitu banyak makanan basi ketika dia membersihkan dapur.)

🌸Before she went to Jakarta, she got her flowers watered.
(Sebelum dia pergi ke Jakarta, dia meminta bunga-bunganya disirami.)

🌸Since the boy bought a PS3, he forgot to study.
(Sejak anak laki-laki itu membeli PS3, dia lupa belajar.)

🌸The students focused on the test untill / till the time was over.
(Para siswa fokus pada ujian hingga waktu berakhir.)

🌸You can come to my house whenever you want.
(Kamu bisa datang ke rumahku kapanpun kamu mau.)

🌸While I was studying in my room, I didn’t let someone else to disturb.
(Ketika saya sedang belajar di ruangan saya, saya tidak akan membiarkan orang lain mengganggu.)

Place
🌸We should be polite and pleasant wherever we live.
(Kita sebaiknya sopan dan menyenangkan dimanapun kita tinggal.)

Contrast (pertentangan)
🌸She goes forward such a tank although / even though / though many friends confronts her ambition.
(Meskipun banyak teman menentang ambisinya, dia maju terus seperti tank.)

🌸Although/even though I’m annoyed, I try to think positively.
(Meskipun saya terganggu, saya mencoba untuk berpikir positif.)

🌸Even if Bima is not qualified enough to enter the top university, he’ll try again next year.
(Kalaupun Bima tidak cukup berkualifikasi untuk masuk universitas top tersebut, dia akan mencoba lagi tahun depan.)

🌸I like doing execise whereas my brother like sleeping.
(Saya suka berolahraga sedangkan saudara laki-laki saya suka tidur.)

Cause And effect (sebab akibat)
🌸Since Yunika had free time during last holiday, she rearranged her house.
(Karena Yunika punya waktu luang selama liburan lalu, dia menata ulang rumahnya.)

🌸Many animals died because the dry season was very extreme.
(Banyak binatang mati karena musim kering sangat ekstrim.)

🌸Palestine is in war, so many Palestinian children have been killed.
(Palestina sedang dalam peperangan, sehingga banyak anak-anak Palestina terbunuh)

Purpose (tujuan)
🌸She cooks by herself so that her family gets the best nutrition.
(Dia memasak sendiri agar keluarganya mendapatkan gizi terbaik.)

🌸He drove fast in order that he could arrived on time.
(Dia mengemudi dengan cepat agar dia dapat tiba tepat waktu.)

Condition (syarat)
🌸She’ll come to my party only if you accompany her.
(Dia akan datang ke pesta saya hanya jika kamu menemaninya.)

🌸As long as you follow the traffic regulation, you won’t be ticketed.
(Jika kamu mengikuti peraturan lalu lintas, kamu tidak akan ditilang.)

🌸The party would be completely fun, providing the woman were not angry with the poor waitress.
(Pesta itu akan sangat menyenangkan jika wanita tersebut tidak marah dengan pelayan yang malang.)

🌸Supposing you’re accepted, what would you do?
(Anggap kamu diterima, apa yang akan kamu lakukan?)

🌸Unless TV viewers gave her donations, she would not be able to buy gold, rice field, and house.
(Jika pemirsa TV tidak memberikan dia sumbangan, dia tidak akan dapat membeli emas, sawah, dan rumah.)

🌸If you do not sleep enough, you will be hard to study at school.
(Jika kamu tidak cukup tidur, kamu akan sulit belajar di sekolah.)

🌸Do not forget to bring your boots, otherwise your feets will probably blister.
(Jangan lupa untuk membawa sepatu bot-mu, jika tidak kakimu mungkin akan lecet.)

Manner (cara)
🌸I wonder how I learnt grammar uneffectively for almost fifteen years.
(Saya membayangkan bagaimana saya mempelajari grammar dengan tidak efektif selama hampir lima belas tahun.)

🌸We sometimes do not realize the way God help us.
(Kita kadang tidak menyadari cara Tuhan menolong kita.)

The man drove as if he was an F-1 racer.
(Pria itu mengemudi seakan-akan dia pembalap F-1.)



Latihan

Friday, April 21, 2017

Gelar Kemah Bhakti, BKKBN ajak sukseskan program kependudukan

Anggota gerakan Pramuka dilibatkan dalam menyukseskan program kependudukan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Termasuk di Provinsi Bengkulu, mereka tergabung dalam Satuan Karya Kencana dibina dalam program kependudukan keluarga berencana dan pendidikan keluarga.

Common noun clauses (XI BB)

Secara singkat, Noun clause adalah klausal yang berdiri sendiri dan berfungsi sebagai "Noun".

Noun clause ini bisa ada di posisi Subjek, objek, atau keterangan pelengkap Subjek.

Ada 3 bentuk Noun clause yang sering digunakan.

1. That - clouse
Contoh:
That the world we live on will crumble is still a big mystery to scientists.


2. If / whether - clause
Contoh:
I dont know whether my students have understood earthquake or not.


3. Wh - clause
Clause yg dimulai dengan Who, what, how, whenever, which, when, WTC
Contoh:

What we urgently need for the victims of the earthquake are medicines, food, drinking water, blankets, and tents.

Can experts predict when an earthquake Will occur in our area?

Wednesday, April 19, 2017

Pronouns x BB 2017

Personal pronouns

Singkatnya, personal pronouns adalah kata ganti untuk personal sebagai variasi penggunaan nya dalam kalimat.

Misal:
I have never seen Hana again.
I miss Hana very much.

Ada pengulangan Hana di kalimat nya kan. Nah biar cantik dan menarik dibaca, kita bisa ganti dengan object pronouns.

👉 I miss her very much.

📖Berikut table perubahan pronouns 📖




Friday, April 7, 2017